TIRTA dikembangkan dari satu model umum coaching yang dikenal sangat luas dan telah banyak diaplikasikan, yaitu GROW model. GROW adalah kepanjangan dari Goal, Reality, Options dan Will. Pada tahapan 1) Goal (Tujuan): coach perlu mengetahui apa tujuan yang hendak dicapai coachee dari sesi coaching ini, 2) Reality (Hal-hal yang nyata): proses menggali semua hal yang terjadi pada diri coachee, 3) Options (Pilihan): coach membantu coachee dalam memilah dan memilih hasil pemikiran selama sesi yang nantinya akan dijadikan sebuah rancangan aksi. 4) Will (Keinginan untuk maju): komitmen coachee dalam membuat sebuah rencana aksi dan menjalankannya.
Showing posts with label Coaching. Show all posts
Showing posts with label Coaching. Show all posts
Sunday, May 8, 2022
Monday, April 4, 2022
Koneksi Antar Materi - Coaching
COACHING
Ki Hadjar Dewantara menekankan bahwa tujuan pendidikan itu menuntun segala kekuatan kodrat anak sehingga dapat
memperbaiki lakunya. Oleh karena itu keterampilan coaching perlu dimiliki oleh para guru guna menuntun segala kekuatan kodrat (potensi) yang ada pada anak demi mencapai
keselamatan dan kebahagiaan sebagai manusia maupun anggota masyarakat. Dalam
proses coaching, murid diberi kebebasan namun pendidik sebagai ‘pamong’ dalam
memberi tuntunan dan memberdayakan potensi yang ada agar murid tidak kehilangan
arah dan membahayakan dirinya.
Friday, April 1, 2022
Friday, March 25, 2022
Subscribe to:
Posts (Atom)
Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 4
Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 4 yang mengusung tema Festival Panen Hasil Belajar di Kabupaten Humbang Hasundu...
-
Saat murid menjadi pemimpin dalam proses pembelajaran mereka sendiri (atau kita katakan: saat murid memiliki agency, maka mereka sebenarnya ...
-
Komunitas Keluarga Bagaimana kita dapat melibatkan masing-masing komunitas tersebut untuk membantu kita mempromosikan dan mendorong ‘suara...
.png)